Berawal dari hujan, kumpulan memori itu mulai bergerombol kembali disudut ingatan. Setelah asik berbincang-bincang dengan komunitas baru, dan akhirnya kembali ke kamar sederhana berukuran 3x4 dengan segala macam peralatan didalamnya, yaa sering disebut (kos). Langit mulai tidak bersahabat seperti biasanya, dan dapat dipastikan akan turun hujan. Bicara tentang hujan, sebenarnya tidak ada yang spesial tentang hujan, ya hujan hanya kumpulan air yang jatuh dari langit, kenapa harus jadi topik bahasan diblog ? tapi entah kenapa, memang hujan yang turun siang ini benar-benar istimewa.
*Flash back
Saat musim hujan diakhir tahun, ada seorang anak perempuan berumur sekitar 14th memakai tas ransel, seragam putih dengan rok biru, dirambutnya selalu ada bando yang melekat, dan jam tangan mickey mouse berwarna pink ditangan kirinya. Dengan rambutnya yang tebal dan panjang, dia berjalan dengan penuh percaya diri. Untuk pertama kalinya dia berkenalan dengan teman laki-laki, ketika dia masuk kedalam ruang kelas A untuk menemui teman perempuannya. Sudah ada senyum ramah yang menyambut. Mereka mulai berkenalan ketika buku catatan gadis manis itu terletak dimeja anak laki-laki tersebut. Laki-laki itu adalah teman sepantarannya, tapi baru pertama kali itu dia berkenalan dan beratatap muka secara langsung. Bel masuk pun berbunyi, anak perempuan itu kembali ke kelasnya dan meninggalkan teman barunya. Ketika bel pulang sekolah, hujan pun mengguyur deras hingga sungai didepan sekolah meluap.
Anak perempuan tersebut sudah siap ingin berjalan keluar, akan tetapi tertahan karena hujan diluar sangat deras. "Hai" sapa teman baru gadis manis tersebut, dia adalah teman laki-laki yang baru dikenalnya dari kelas A, lalu mereka berbincang-bincang disamping pintu gerbang yang kebetulan ada atap untuk melindungi mereka dari terpaan hujan. "Kamu nggak bawa payung ?" Kata sang gadis manis kepada teman barunya, "Bawa" saut anak laki-laki itu. " kenapa kamu malah diam disini menunggu hujan, padahal kamu bawa payung. Hmmm aneh" saut gadis manis tersebut, anak laki-laki tersebut hanya tersenyum simpul.
Setelah beberapa jam mereka menunggu hujan reda, anak laki-laki tersebut lalu berpamitan untuk pulang kerumah, sang gadis pun mengangguk. "Ini payungku bawa saja" anak laki-laki itu menawarkan, "terima kasih, aku menunggu ibuku menjemput" sahut sang gadis. Lalu anak laki-laki itu pulang dengan sepeda gunung yang dinaikinya, terlihat dari belakang anak laki-laki itu sepertinya suka berolahraga seperti cara dia mengayuh sepeda dan tubuhnya yang atletis walaupun dia masih berumur 15 tahun, lebih tua satu tahun dibandingkan gadis manis itu.
(Brsmbng)
*Flash back
Saat musim hujan diakhir tahun, ada seorang anak perempuan berumur sekitar 14th memakai tas ransel, seragam putih dengan rok biru, dirambutnya selalu ada bando yang melekat, dan jam tangan mickey mouse berwarna pink ditangan kirinya. Dengan rambutnya yang tebal dan panjang, dia berjalan dengan penuh percaya diri. Untuk pertama kalinya dia berkenalan dengan teman laki-laki, ketika dia masuk kedalam ruang kelas A untuk menemui teman perempuannya. Sudah ada senyum ramah yang menyambut. Mereka mulai berkenalan ketika buku catatan gadis manis itu terletak dimeja anak laki-laki tersebut. Laki-laki itu adalah teman sepantarannya, tapi baru pertama kali itu dia berkenalan dan beratatap muka secara langsung. Bel masuk pun berbunyi, anak perempuan itu kembali ke kelasnya dan meninggalkan teman barunya. Ketika bel pulang sekolah, hujan pun mengguyur deras hingga sungai didepan sekolah meluap.
Anak perempuan tersebut sudah siap ingin berjalan keluar, akan tetapi tertahan karena hujan diluar sangat deras. "Hai" sapa teman baru gadis manis tersebut, dia adalah teman laki-laki yang baru dikenalnya dari kelas A, lalu mereka berbincang-bincang disamping pintu gerbang yang kebetulan ada atap untuk melindungi mereka dari terpaan hujan. "Kamu nggak bawa payung ?" Kata sang gadis manis kepada teman barunya, "Bawa" saut anak laki-laki itu. " kenapa kamu malah diam disini menunggu hujan, padahal kamu bawa payung. Hmmm aneh" saut gadis manis tersebut, anak laki-laki tersebut hanya tersenyum simpul.
Setelah beberapa jam mereka menunggu hujan reda, anak laki-laki tersebut lalu berpamitan untuk pulang kerumah, sang gadis pun mengangguk. "Ini payungku bawa saja" anak laki-laki itu menawarkan, "terima kasih, aku menunggu ibuku menjemput" sahut sang gadis. Lalu anak laki-laki itu pulang dengan sepeda gunung yang dinaikinya, terlihat dari belakang anak laki-laki itu sepertinya suka berolahraga seperti cara dia mengayuh sepeda dan tubuhnya yang atletis walaupun dia masih berumur 15 tahun, lebih tua satu tahun dibandingkan gadis manis itu.
(Brsmbng)
Heleh ngomong wae raiso move on
BalasHapusWeit ini cerita bukan pengalaman pribadi
Hapus