Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016
Lewat kata aku mulai bercerita, andai kau tau saja. Berfikir sendiri itu tidak enak, memutuskan sendiri itu memusingkan, apalagi bercerita sendiri seperti orang gila. Seusai perbincangan yang melelahkan dan menjemukan, perbincangan kita tentang laba dan rugi. Apa diotakmu hanya ada uang? Apa hidupmu serealistis itu ? karena ada masanya hidup hanya berbekal hati. Bukan kesalahan jika mengurungkan niat mengarungi samudera yang terlalu luas. Ketidakmungkinan yang dipaksakan atau ketidakmungkinan yang diperjuangkan, dua hal yang menurutku tipis maknanya. Ada beberapa hal yang membuat  tajam sekali ketimpangan kita, kebiasaan yang berbeda, pola fikir yang berbeda, cara pandang yang berbeda. Hanya satu yang sama, yaitu “tujuan”, kesamaan itu yang membuatku berfikir ulang.  Menggapai tujuan dengan cara yang berbeda, sama saja berjalan tanpa partner. Melalui masa-masa sulit sendiri, dan akhirnya saling bertemu ditujuan akhir. Ketika proses kita jalani masing-masing, cerita mana y...

Mereka Juga Mau

Siapa yang tak mau? Jalan-jalan ke Eropa dengan uang tak berpeluh Makan siang diresto mahal dengan para selir Tidur diawal bangun sesukanya Dapat gaji bulanan dan tunjangan hari tua Siapa yang tak mau ? Mereka yang tak waraspun mau Apalagi punya prestise Tambahan jika mereka punya prestasi Makin jauh mereka melengang Bapak yang duduk didepan toko juga mau Ibu yang mencuci baju juga mau Anak yang menabuh gendang juga mau Bahkan orang yang duduk dikursi empuk juga masih mau Lalu kapan yang belum pernah? Kapan mereka mencoba rutinitas raja Tidur diawal bangun sesukanya Jalan-jalan ditemani selir Simpanan segunung sampai tak terhitung Mereka juga mau

Mewarnai Hidup

Beberapa orang, banyak yang merasa bosan, jenuh, capek, males, bla bla bla dengan hal-hal yang itu-itu aja. Tanpa kita sadari siklus hidup kita setiap harinya ya hanya seperti itu, kurang lebih sama sepeti hari kemarin. Mungkin kita sudah merasa nyaman dengan siklus yang seperti itu. eitss jangan salah, ribuan orang yang udah mulai nyoba melakukan hal baru disetiap harinya, dapet berbagai pengalaman yang nggak ia dapat kalau dia bener-bener stag disiklusnya . Saking fokusnya kalian dengan hal yang kalian kutati, membuat hidup kalian menjadi terkontrol dan sulit mengeksplor kemampuan diri. Apa yang paling tragis didunia ini adalah hidup muda tanpa pengalaman,lalu tua tanpa cerita. Haruskah kita mencoba hal baru?, pertanyaan itu paling sering dipertanyakan. Hal yang baru tidak menjamin mendapatkan kebahagiaan yang sama, ketika kita menjalani hal-hal yang dulu. Tak ada yang salah mencoba hal baru, yang pasti positif dan berguna untuk mengembangkan diri. Selamat Mencoba :)

Di Balik Tirai

Ada seorang gadis, yang tersedu di balik tirai Jauh disana banyak cinta yang berkejaran Layaknya permainan masa kecil Ada yang jaga dan ada yang bersembunyi Gadis itu termangu dan tersudut hebat Kapan gilirannya bersembunyi Rasanya permainan ini tak adil Matanya berteriak, sudah ! Tak ingin lagi ia berjaga Berlarilah dia kebalik tirai Bersembunyi cukup lama Mana ? tak ada yang berhasil menemukannya Senang, dia merasa senang Sudah hampir semalam, belum lagi ia beranjak Bangunlah ia Muluk sekali harapannya Ada atau tidak ada tirai Dia tetap berjaga Hanya tirai yang akan menemukannya

Rindu di Kedai Kopi

Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Kompetisi Menulis Cerpen #MyCupOfStory Diselenggarakan oleh GIORDANO dan Nulisbuku.com “Permisi kak, ini pesanannya”, pelayan cantik itu tersenyum simpul sambil mengantarkan pesananku   kopi Americano . Sambil membolak-balikkan amplop surat ditanganku, kopi inilah yang akan menjadi sasaranku 3 menit kemudian. Suasana kedai kopi ini selalu sama, tak ada yang berubah selama 1 tahun terakhir hanya beberapa lukisan yang menggantung di dinding dan beberapa puisi menghiasi sudut-sudut ruangan. Dan jika aroma kopi yang membawamu kembali Kaki ku akan sering mengunjungi kedai ini Tak hanya memesan secangkir Lebih dari itu Lalu kau kembali Karena mencium aroma kopiku Aku membacanya berulang kali, puisi itu menempel tepat di sampingku. Hampir setiap sore berkunjung, sudut kedai ini menurutku yang terbaik. Dinding kayu berhiaskan sastra klasik, puisi-puisi dari pengunjung dan lukisan yang berbaur bersama dinding, membuat p...