Dalam
hidup, pernahah kamu merasakan sepi? Yaa setiap orang pernah merasakan apa itu
sepi. Sepi bukan karena tidak ada yang mendengarkan curhatanmu, bukan karena
kemana-mana kamu sendirian, bukan karena kamu single atau kamu nggak punya
temen. Sepi yang paling akut adalah saat hidup kamu penuh dengan orang-orang yg
selalu ada, tapi mungkin kamu merasa semua perhatian yang mereka berikan hanya
hal yang biasa dan wajar-wajar saja. Saat itu kamu merasa ada rasa yang
berbeda, disatu sisi kamu tidak kesepian dan disatu sisi kamu merasa sendiri
karena mereka bukan duniamu.
Semakin hari, kamu menjadi pribadi
yang berbeda. Kamu selalu menyenangkan orang lain tanpa kamu sadari hal itu
bertolak belakang dengan yang kamu inginkan. Bukan hanya kepribadinmu yang
menyesuaikan orang disekitarmu, melainkan aktivitasmu pun sudah mulai mengikuti
alurnya. Seakan kamu adalah air, yang bisa ditempatkan dimana saja, dan ketika
kamu menjadi air, banyak orang yang menyukaimu
dan disisi lain hatimu berkata, “sebenarnya ini
bukan ranahku ! aku tidak ingin berada ditempat ini” kamu ingin menjadi
air terjun yang bebas, indah, dikelilingi oleh pohon-pohon rindang, dikunjungi
semua orang dan kamu tidak inin menjadi
air dalam wadah.
Sepi, disitulah kamu merasakan sepi
yang sebenarnya. Ketika tidak ada seorangpun yang tau, apa yang kamu suka dan
apa yang kamu tidak suka. Mereka hanya tau kamu adalah orang yang fleksibel.
Yaaa, mungkin ada diantara kalian yang merasakan hal ini, kesepian oleh diri
sendiri. Terkadang kamu pergi sendiri, berjalan sendiri, mencari sendiri apa
yang kamu sukai tanpa ada orang lain yang tau, kamu hanya ingin merefresh
fikiran dan perasaanmu selama ini, yang kesekian kalinya kamu merasa bosan
dengan kehidupan dan aktivitasmu selama ini.
Banyak orang-orang diluar sana yang
merasa sepi, karena mereka memang sepi tanpa orang lain. Sebaliknya kamu, kamu
merasa sepi bahkan ketika banyak orang yang menyukaimu, dan pernah terbesit
dalam hati kamu hanya ingin bebas melakukan apa yang kamu suka. Well, hidup itu
memang adil siapa yang tau hati seseroang. Dibalik bibir yang selalu tersenyum,
ada obat pahit disela-sela mulut. Mungkin itu yang terjadi pada kamu saat ini,
atau mungkin kamu yang tidak bisa mensyukuri hidup? Itulah yang menjadi
pertanyaan, apakah orang bisa merasa sepi, ketika orang lain selalu siap sedia
menghiburnya? Haha lucu bukan, hidup ini sebenarnya lucu, sangat lucu. Bukan
hidupnya yang menjadi bahan lelucon, tapi pelaku hidupnya lah yang membuat
hidup ini lucu.
Komentar
Posting Komentar